an update : 2017

4:22 PM


Setelah nyaman bekerja di sebuah perusahaan pembiayaan pengkreditan motor di Kotaku, akhirnya aku memutuskan untuk gambling masa depanku. Mendaftar di sebuah perusahaan dan di universitas nun jauh di Asia Timur sana. Bermodalkan gaji UMR (saat itu) yang aku terima dari kantorku tiap bulan, aku mendaftar di sebuah bimbingan bahasa Inggris which was one of the best in town, finally got my targetted score, Alhamdulillah.

Setelah ditunggu-tunggu akhirnya pengumuman kelulusan di perusahaan itu keluar. Dan namaku ada disitu. Aku inget banget hanya diberi sekitar seminggu untuk persiapan pelatihan. Hari-hari kemudian terasa begitu hectic dan singkat. Perpisahan disana-sini. Berpisah dengan keluarga, teman, dia, kantor lamaku yang mana penuh dengan orang yang baik-baik hatinya, dan tentu saja, dengan mimpiku. Mimpi berjalan dengan backpack dan notes di tangan kiri dan payung transparan di tangan kanan, berbaur bersama ratusan pejalan kaki lainnya, tergesa-gesa.

Menyakitkan rasanya. Tapi percaya kepada takdir yang dibawa Allah pasti lebih baik. Dan takdir itu membawaku berkelana. Berkelana yang panjang.. dan jauh.

Batujajar, Jawa Barat, April 2017.
Pengalaman paling berharga paling luar biasa dalam hidup!
I've never imagined that aku bakal masuk ke camp pelatihan unit pasukan khusus (Pasukan elit nomor tiga di dunia!) selama sepuluh hari and it wassss awesome!

Pengalaman disana memberiku insight yang baru tentang tentara kita. Betapa keras dan beratnya latihan yang harus mereka jalani, betapa besar dan berat tanggung jawab yang dipanggul serta pengorbanan yang harus mereka berikan kepada negara. dan aku pernah disana. Yaaah ga sampe seupil dari latihan para komando sih, tapi itu cukup memberi cerita buat perjalanan hidupku. Can't wait to tell my children “nak, mama dulu pernah tidur di hutan, masuk lobang babi, malam-malam lewat kuburan, masuk dilumpur jam 12 malam, kedinginan, meniti tali sendirian di tengah hutan, mama pernah begitu, etc.. etc..” how lovely hahaha

Manis untuk dikenang. Diulang? NO! haha

Bogor, Mei 2017
Di pagi yang cerah itu sebuah email masuk. Setengahnya dalam bahasa inggris. Setengahnya lagi translasi dalam bahasa simbolik. I was accepted.
I.was.accepted
Namun payung transparanku sudah keburu hilang tertiup angin di Situ Lembang.

I am happy yet disappointed. I can't make it. 
Gapapa, rencana Allah lebih baik.
Terbersit keharuan dalam diriku bahwa impianku saat itu ternyata bisa kuraih meski tak bisa kujalani

Yogyakarta, Juni 2017
Berpisah sementara dengan teman baruku. Singgah sebentar di kota yang dijamin membuatmu rindu!

Disini aku mulai kerja lagi meski sebagai seorang trainee. Bertemu teman baru, atasan baru, lingkungan baru. I just love Jogja dan seisinya! Disini aku mulai jatuh cinta lagi. Aku jatuh cinta dengan hidupku sebagai anak kos yang sok-soknya mandiri. Jatuh cinta dengan keramahtamahan dan kesederhanaannya. I do miss Palembang so much tapi Jogja punya cara sendiri untuk mengambil tempat di hatiku. Bit scared sama bahasanya. Wong palembang ini disuruh ngomong jawo yo mano pacaklah! Ehh tapi yo kok lama-lama wes reti boso jowo iki hahaha

Dan tiba-tiba saatnya untuk berpindah lagi. 

Jakarta, Oktober 2017
Di lantai tujuh aku menulis postingan ini disela-sela isoma. 

Who never knows what will happen next month? Next year? 

Kayanya aku lagi selow aja di Dunkin sama Jojo sambil nyari-nyari rekrutmen, tiba-tiba aku lulus aja gitu di sini. Kayanya aku lagi nungguin dijemput Jojo abis kerja untuk sama-sama les TOEFL, eh sekarang maps nya udah jakarta.

Betapa beruntungnya hidupku, dalam satu tahun terakhir aku dikasih kesempatan untuk ‘jalan-jalan tapi kerja’ ke berbagai tempat. Betapa Jawa Tengah-Jogja itu semacam daerah yang awalnya “kalau ga study tour ke Jogja pas SMA mungkin aku ga bakal kesitu deh” menjadi “pagi di jogja siang di Purwodadi malam di solo dan sampe Jogja lagi”. 

Siapa yang paling berkontribusi dalam perkelanaan panjang ini ya? 

Keluargaku panutan terbaikku, teman-teman senasib sepenanggungan, perusahaan lamaku sebagai perpanjangan tangan Allah dalam kemudahan rezekiku, dia yang setia menampung keluh kesah dan emosi, perusahaan ini sebagai titian, tanggung jawab, pintu rezeki, dan gerbang semua perkelanaan ini terjadi, dan diri-Nya yang menakdirkan semuanya.

Sebuah update tentang hidup yang tidak pernah aku sangka aku lewati. Sebuah update tentang patah hati akan sebuah mimpi yang tidak bisa dijalani. Sebuah update tentang syukur atas perjalanan hidup yang diberi.

You Might Also Like

0 comments

feel free for coment here :)

Subscribe