Apa itu Tanda Tangan Digital ?

6:53 PM

Apa itu Tanda Tangan Digital ? - Tanggal 22 November kemarin, Kominfo menyelenggarakan sosialisasi dan workshop Tanda Tangan Digital dalam Transaksi Elektronik di Hotel Horison Palembang. 
Kegiatan ini dihadiri kurang lebih 500 orang dari berbagai instansi. Saya diajakin Bimo ikutan dan setelah didaftarin mas Galih akhirnya saya ikutan deh.
photo credit : kak @ridoarbain
tanda tangan digital
yha~
Tanda tangan digital ini baru berlaku di perbankan dan instansi pemerintahan aja. Supaya nanti kita semua udah tahu semua dan siap kalau tanda tangan digital udah diberlakukan secara massal, kita harus kenalan dulu sama tanda tangan digital.

Apa itu tanda tangan digital? Kenapa tanda tangan mau repot-repot didigitalisasiin? Cuma tanda tangan aja kok repot amat!

Apa itu Tanda Tangan Digital? Sah kah?

Simpelnya gini, kita punya tanda tangan untuk meletakkan ciri kita sebagai sebuah individu, betul? Pada tanda tangan basah, kita meletakkan ciri dan identitas kita sebagai individu pada secarik kertas. Sedangkan pada tanda tangan digital, kita meletakkan ciri dan identitas kita secara digital. 

Ok, jadi gimana bentuknya si tanda tangan digital itu? Tanda tangan digital sendiri terbagi dalam dua jenis yaitu tanda tangan digital tersertifikasi dan yang tidak.

Tanda tangan digital tersertifikas adalah tanda tangan digital dibuat dengan jasa penyelenggara sertifikat elektronik dan memiliki sertifikat elektronik yang dikeluarkan oleh Kominfo. Sedangkan tanda tangan digital tidak terserifikasi tidak memiliki sertifikat dan tidak dibuat dengan jasa penyelenggara sertifikat elektronik. Contohnya apa? tanda tangan di tablet, scan tanda tangan dll. Jadi karena pembuktian yang lemah, bisa-bisa kalau ada perubahan data kita yang tanda tangan yang dirugikan.

Mengenai status keabsahan tandatangan digital, selain media dimana tanda tangan itu disematkan yang berbeda (kertas dan digital), secara hukum di Indonesia, tanda tangan digital SAH. Hal ini telah diatur dalam UU ITE pasal 11 dan 12. Dalam pasal 11 dijelaskan bahwa Tanda tangan elektronik memiliki kekuatan hukum dan akibat hukum yang sah.


Kenapa sih repot amat buat Tanda Tangan Digital segala?

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki 34 provinsi dengan jumlah penduduk kurang lebih 253 juta jiwa. Sebagai sebuah negara kepulauan, masyarakat Indonesia tersebar di setiap pulau yang dibatasi oleh wilayah perairan yang begitu luas.

Seperti negara lain, sebagian besar usia produktif masyarakat Indonesia bekerja, baik bekerja kantoran maupun wirausaha. Dalam bekerja, salah satu kegiatan yang diharuskan adalah menyelesaikan dokumen kerja yang mana membutuhkan tanda tangan dari atasan. 

Tapi bagaimana jika atasan berada di luar kota? 
Kita bisa saja mengirimkan dokumen secara tradisional yaitu lewat POS, JNE, dll. Namun untuk mengantarkan dokumen memerlukan waktu dan jarak tempuh yang tidak sedikit. Belum lagi jika atasan akan mengirimkan dokumen itu kembali dengan cara yang sama. Maka akan memerlukan waktu yang sama lamanya. Untuk penandatanganan dokumen yang seharusnya bisa diajukan dengan cepat, malah terhambat oleh jarak dan waktu.

Untuk itulah mengapa tanda tangan digital diperlukan. Dengan tanda tangan digital, kita dapat menyelesaikan proses penandatanganan hanya dalam beberapa menit saja. Tidak sampai berminggu-minggu. 

Apalagi manfaat Tanda Tangan Digital?

Selain untuk mempercepat proses penandatanganan dokumen, tanda tangan digital dapat meminimalisasi penggunaan kertas di kantor-kantor di Indonesia. Kita semua tahu kertas itu berasal dari pohon. Sedangkan untuk keperluan dokumen saja berapa banyak kertas yang diperlukan. Itu hanya untuk satu pegawai di satu kantor. Bisa dibayangkan berapa banyak kertas yang diperlukan untuk seluruh kantor di Indoensia. 

Selain untuk meminimalisasi jumlah penggunaan kertas, tanda tangan digital menambah keamanan dan kerahasiaan sebuah dokumen. Sebuah dokumen yang telah di tanda tangani secara digital tidak dapat diedit datanya karena jika dokumen tersebut diedit, maka tanda-tangannya akan hilang, sehingga proses penandatanganan sebuah dokumen dapat berjalan cepat, murah, dan efisien.

Tahukah kamu jika ketika sang pemilik tanda tangan hendak memberikan tanda tangan, si pemberi harus memasukkan pin terlebih dahulu sehingga jelas bahwa hal ini dapat memastikan bahwa dokumen tersebut ditandatangani secara asli, aman, dan telah disetujui oleh si pemberi tanda tangan. Pemilik tanda tangan pun pastinya telah memiliki sertifikat yang telah diverifikasi. Sehingga identitas pemberi tanda tangan jelas.


Gimana Cara Membuat Tanda Tangan Digital?

Jika tertarik untuk memiliki tanda tangan digital, Kominfo telah menyediakan platform bernama Sistem Verifikasi Online (SiVION) dimana kamu bisa daftar lewat online. Syarat daftarnya gampang kok asal punya KTP dan e-mail yang aktif. 

Adapun alur pendaftarannya adalah sebagai berikut :
  1. Mendaftar online pada laman berikut.
  2. Pemohon memilih antara Sertifikat Email atau Personal. Saya sarankan personal karena sertifikat email hanya dapat digunakan untuk menandatangani email saja, tidak dapat digunakan pada Microsoft Office dan PDF.
  3. Pemohon memasukkan NIK, Nama, dan e-mail.
  4. Pemohon akan dikirimkan email dari Kominfo berisi konfirmasi pendaftaran. Selanjutnya pemohon diminta untuk menghubungi pihak Kominfo dengan membawa kartu identitas (KTP) untuk memverifikas identitas anda.
  5. Setelah itu pemohon akan diberikan email berisi username dan password yang akan digunakan untuk login ke laman https://rakominfo.rootca.or.id/ untuk mendownload sertifikat tanda tangan digital yang terlah diverifikasi.
  6. Setelah login, pemohon akan menerima email berisi alamat untuk mendownload sertifikat dalam bentuk .p12
Jika kamu telah memiliki sertifikat tanda tangan digitalmu sendiri, saatnya menginstall file .p12 tersebut ke komputermu. Panduannya dapat kamu lihat di sini


Udah tahu apa itu tanda tangan digital, udah tau manfaatnya apa, sekarang giliran kamu untuk buat tanda tangan digital juga ya :D

Ps: Ilustrasi-ilustrasi di atas diambil dari video Videografis Kominfo.

You Might Also Like

4 comments

  1. Makasih mba infonya. Barusan saya juga dapat info yg sama dari blog sebelah. Semakin berkembangnya evolusi digital di negara kita, semakin memudahkan masyarakat dlm segala hal. Alhamdulillah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas Ichsan, semoga nanti ke depannya makin bertambah urusan yang terintegrasi sistem sehingga memudahkan kita juga, dan yang udah ada pun kaya TTD ini dan E-KTP bisa sepenuhnya bekerja :)

      Delete
  2. Kok keren, sih :)
    Kalau blogger-blogger kayak gue boleh nggak sih daftar/bikin tanda tangan digital? Apakah akan dikenakan biaya? Gue tertarik nih pengen bikin tanda tangan digital, hohoho

    ReplyDelete
    Replies
    1. boleehh dong semua orang boleh punya tanda tangan digital :) Daftar aja di rakominfo.rootca.or.id

      Delete

feel free for coment here :)

Subscribe