Tertinggal, Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh

7:21 PM

Ada yang ketinggalan.
Namanya Nafsu. Nama lengkapnya Nafsu Membaca Buku. 
si Nafsu ketinggalan jauh di belakang, kasihan ya. tapi sekarang dia lagi dijemput kok. 'diguyuri' kalau kata orang Palembang.
Hampir pasti, 85% buku-buku yang ada di rak buku di rumah kami itu masih perawan dari sentuhan saya (kecuali saat dibersihkan). 
Di keluarga saya, yang hobi banget baca buku itu kakak perempuan saya, panggilannya oob. kedua, saya. tapi sekarang gap antara dia dan saya itu jauh banget -__-
dulu biasanya kita baca buku giliran. satu buku, kalau bukan saya duluan, dia yang baca. posisi saya di rumah sudah bener-bener paten sebagai si-peminjam-buku-dari-mana-saja (pinjam di perpus sekolah, pinjam punya teman), sedangkan oob sebagai si-pembeli-buku. hehehehehe. dan kita sama-sama suka baca.
kalau sekarang, saya jadi si-peminjam-buku-dari-mana-saja-tapi-bukunya-tidak-dibaca-baca. 
ini benar dan ini fakta yang memalukan.
meskipun si Nafsu keeksistensiannya makin pudar, Nafsu lain (sebut saja Nafsu Meminjam Buku) masih kuat bercokol di diri saya. mungkin karena sudah kodrat dan juga minat saya sama buku itu besar, jadi suka excited kalau ada buku bagus recommend teman. tapi nggak tau kenapa dan sejak kapan, buku-buku yang dipinjam itu tak kunjung terbaca :"(((

Buku saya ada tanda tangannya loh, buku kamu? #sombong #astagfirullah


 























Buku Keramat / Favorit / kekasih / duri yang menyadarkan / tamparan keras





dan kemudian cahaya itu datang,
Pada novel Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh karya mbak Dewi Lestari inilah saya bertekuk lutut. Waktu itu hujan turun dengan dengan derasnya, listrik di rumah kami padam. berhubung saat itu masih siang hari dan Handphone saya habis dayanya, daripada saya tidak ada kerjaan, jadi saya memutuskan untuk baca buku. kebetulan di rak saat itu, si ksatria ini yang posisinya nyeleneh seolah-olah sedang menarik perhatian saya untuk saya nikahi. dan menikahlah kami berdua di siang yang indah itu. 

dan ternyata si ksatrialah yang mengingatkanku akan si Nafsu yang tlah lama kutinggalkan :")

INFO : Sebenernya saya sudah punya buku ini lebih dari satu tahun. Karena dua novel ini adalah hadiah ulang tahun saya yang ke-18 dari my Girls, Kak Tya dan Putri. SAAT ITU mereka pasti taunya saya ini hobi baca, tapi seiring berjalannya waktu, aib saya terungkap. dan akhirnya novel ini pun saya baca satu tahun berbulan-bulan kemudian :')


saya bosan ga ada kerjaan. saya mau baca buku lagi mulai sekarang. saya mau jadi sarjana dan bermetamorfosa menjadi Dwi Maharani, S.Kom tahun depan, saya akan baca-baca buku pak Abdul Kadir lagi mulai sekarang. saya akan rajin baca pdf,doc,ppt dari dosen. SVM, OTSU, PATTERN RECOGNITION. Bismillah !

#DwiYangDuluBukanlahYangSekarang

 AH kenapa postingan ini?
kenapa random sekali, ya Allah?
kenapa?
:"(

You Might Also Like

0 comments

feel free for coment here :)

Subscribe